Aspek Hukum dalam Ekonomi
Sejarah sepak bola
Disusun oleh :
Mochammad Zaki (24215241)
2EB06
UNIVERSITAS
GUNADARMA
FAKULTAS EKONOMI
JURUSAN AKUNTANSI
TAHUN PELAJARAN 2017/2018
SEJARAH
SEPAK BOLA
Sejarah sepak bola dimulai di Tiongkok pada awal abad
ke-2 sebelum Masehi. Pada masa Dinasti Han, masyarakat sudah memainkan
permainan menggiring bola kulit lalu menendangnya ke dalam jaring kecil.
Permainan tersebut kemudian meluas hingga Jepang dan disebut dengan Kemari. Permainan menggiring bola tersebut juga mulai
digemari di Italia pada abad 16.
Setelah dikenal di
Inggris, permainan sepak bola mulai berkembang menjadi jauh lebih modern. Sepak
bola pun tumbuh menjadi sebuah kompetisi yang menjanjikan sekaligus menghibur.
Tak jarang kompetisi sepak bola di beberapa wilayah di Inggris menimbulkan
kericuhan. Atas alasan tersebut, Raja Edward III akhirnya mengeluarkan larangan
permainan sepak bola pada tahun 1365. Pelarangan tersebut juga didukung oleh
Raja James I dari Skotlandia.
Pada tahun 1815,
permainan sepak bola kembali hidup dan banyak dimainkan di lingkungan sekolah
dan universitas. Permainan sepak bola modern lahir di Freemasons Tavern pada
tahun 1863. Pada saat itu, puluhan sekolah dan klub duduk bersama demi merumuskan
aturan permainan sepak bola. Pada tahun 1869, aturan permainan sepak bola yang
memuat larangan menyentuh bola saat permainan sedang berlangsung pun mulai
diberlakukan. Pada masa itu, permainan sepak bola dikenalkan ke sluruh dunia
oleh para pelaut, tentara, dan pedagang yang berkelana ke belahan dunia lain.
Kemudian, pada tahun 1904, dibentuklah badan resmi yang mengatur klub-klub
sepak bola di dunia bernama FIFA
PERATURAN PERMAINAN SEPAK BOLA
FIFA selaku badan
pengawas dan pengatur sepak bola seluruh dunia telah mengeluarkan aturan-aturan
resmi terkait kompetisi sepak bola. Aturan-aturan tersebut di antaranya
adalah:
1. Peraturan Lapangan Sepak Bola
Pertandingan sepak
bola resmi harus diselenggarakan di lapangan rumput hijau yang memiliki panjang
90-120 meter dan lebar 45-90 meter.
2. Penggunaan Bola
Bola yang digunakan
dalam kejuaraan sepak bola resmi harus memiliki ukuran diameter tidak lebih
dari 28 inchi atau 70 centimeter dan tidak kurang dari 27 inchi atau 68
centimeter.
3. Jumlah Pemain Sepak Bola
Permainan sepak bola
dimainkan oleh dua tim yang masing-masing timnya beranggotakan sebelas orang
pemain yang salah satunya penjaga gawang. Jika di dalam satu tim terdapat
kurang dari tujuh pemain, maka permainan sepak bola tidak dapat dilanjutkan.
Dalam sebuah pertandingan resmi, tiap tim hanya diizinkan melakukan pergantian
pemain sebanyak tiga kali, sedangkan dalam pertandingan persahabatan,
pergantian pemain dapat dilakukan sebanyak tujuh kali.
4. Penggunaan Aksesoris
Aksesoris yang harus
dikenakan saat bertanding adalah jersey, koas kaki,
sarung tangan, dan pentutp kepala.
5. Durasi Permainan Sepak Bola
Dalam satu kali
pertandingan sepak bole terdiri dari dua babak yang masing-masing babaknya
memiliki durasi 45 menit. Jeda pertandingan adalah selama 15 menit. Jika dalam
dua kali 45 menit belum ada tim yang dapat dinyatakan menang, maka pertandingan
akan dilanjutkan selama 2×15 menit.
6. Kick-Off
Kick-off dilakukan
di awal pertandingan, saat terja di gol, awal babak kedua, dan awal babak
perpanjangan waktu.
7. Bola Keluar atau Out
Bola dinyatakan out apabila keluar dari garis gawang atau pada
kasus tertentu misalnya saat ada pemain yang cedera, wasit meminta bola untuk
dikeluarkan dari garis lapangan.
Permainan dapat
dilanjutkan dengan melakukan lemparan ke dalam atau throw in.
8. Terciptanya Gol
Gol tercipta ketika
bola berhasil masuk ke gawang lawan dan tidak dalam keadaan pelanggaran.
Terciptanya gol dapat terjadi dengan dimasukannya bola oleh lawan, penalti,
ataupun dengan bol bunuh diri. Skor dari setiap gol yakni 1 dan dianggap sah
apabila wasit menyatakn sah.
9. Offside
Offside terjadi
apabila pemain berada di wilayah lawan, tidak ada bek dan hanya berhadapan
dengan penjaga gawang.
10. Tendangan Bebas
Tendangan bebas dapat
di area tempat terjadinya pelanggaran dan dapat dilakukan secara langsung
maupun tidak langsung. Tendangan bebas secara langsung artinya tendangan
tersebut diarahkan langsung ke arah gawang, sedangkan tendangan tidak langsung
diarahkan pada pemain lain
POSISI PEMAIN
Pada dasarnya,
satu tim sepak bola terdiri dari 1 orang penjaga gawang, 2-4 orang pemain bertahan, 2-5 orang pemain tengah, dan 1-3 orang penyerang. Penjaga gawang
(kiper) adalah satu-satunya pemain dalam sebuah tim yang boleh
menggunakan tangan untuk menghalangi bola menuju gawang dari serangan tim
lawan. Umumnya, penjaga gawang mengenakan pakaian (jersey) yang
berbeda dengan pemain lainnya. Pemain
bertahan (back) memiliki tugas utama untuk menghalangi dan menutup
pergerakan tim lawan. Pemain tengah (gelandang/playmaker)
biasanya terdiri dari pemain tengah serang yang bermain dekat dengan penyerang
dan pemain tengah bertahan yang bermain dekat dengan pemain bertahan. Tugas
utama pemain tengah adalah mengatur tempo permainan dan menjadi penyokong peran
bek dan striker dalam tim. Terdapat pula pemain sayap (winger) yang
bertugas di sisi kanan atau kiri lapangan. Penyerang (striker)
memiliki tugas utama untuk mencetak gol ke gawang lawan.
Kapten tim adalah jabatan seseorang yang terpilih di antara para
pemain yang bertugas memimpin dan mengoordinasi para pemain agar bermain secara
tim di lapangan. Tanda bahwa
pemain sebagai kapten tim adalah atribut ban (armband) yang melingkar pada lengan
atas. Pada awal sebuah laga resmi, Kapten dari dua tim menjadi pemain terdepan
ketika memasuki area lapangan diikuti kiper dan para pemain lain. Biasanya,
seorang Kapten menjadi penendang utama penalti serta sebagai penerima pertama
penyerahan piala atau
gelar juara sebuah turnamen.
Posisi dasar
pemain dapat mengalami modifikasi menjadi berbagai pola atau taktik
permainan. Beberapa pola pemain yang sering digunakan dalam berbagai
kejuaraan adalah 4-4-2 (paling
sering digunakan), 3-4-2-1 (kekuatan
terletak di bagian tengah lapangan), serta 4-3-3 (formasi klasik dari tahun 1970-an yang sering
digunakan oleh sistem total football Belanda dan Jerman Barat).
LEGENDA PARA
PESEPAKBOLA
1. Pele
Hingga saat
ini pun, nama sosok legenda sepak bola asal Brazil ini masih banyak yang
mengetahuinya. Dialah striker terbaik yang pernah ada. Kenapa demikian? Bila
dilihat dari angka statistik, Pele telah mencetak sebanyak 1281 gol dalam 1363
pertandingan. Jumlah ini belum pernah ada yang mengunggulinya hingga kini.
Ketika dirinya telah berada di lapangan hijau, seolah wujudnya berubah menjadi
mesin pencetak gol. Selalu ada saja peluang untuknya melesatkan bola ke gawang
lawan. Dia juga pencetak gol akrobat terbanyak sepanjang masa.
2.
Ferenc Puskas
Sosok
legenda sepak bola yang satu ini berasal dari Hungaria. Dirinya pernah didaulat
sebagai striker terbaik di masanya. Penyelesaiannya dalam memainkan bola ke
gawang lawan begitu jitu. Puskas berhasil mencetak 513 gol dalam 528
pertandingan.Tidak heran jika dirinya berhasil menjadi seorang kapten yang
membawa timya memenangkan medali emas pada Olimpiade 1952, hingga berhasil
menembus final Piala Dunia FIFA 1954.
3.
Ronaldo
Namanya
masih menjadi legenda hingga sekarang. Sosok ini juga berperan sebagai striker
tim sepak bola nasional Negara Brazil sebagaimana pendahulunya, Pele. Ronaldo
dikenal memiliki ketajaman insting mencetak gol melalui prestasinya di akhir
tahun 1990-an hingga awal 2000-an.
4.
Diego Maradona
Pemain
legendaris asal Argentina ini pernah mendapt julukan si tangan Tuhan karena gol
kontroversinya yang terlihat memasukkan bola menggunakan tangannya. Sedikit
berbeda dengan Pele dan Ronaldo yang ahli serang. Maradona adalah seorang ahli
gelandang serang. Kemampuannya dalam menggiring sulit sekali untuk dihentikan.
Ditambah kemampuannya menyelesaikan tembakan bola ke gawang lawan dari sudut
manapun sepertinya belum ada yang bisa mengalahkannya hingga sekarang.
5.
Romario
Lebih dari
1000 gol telah ditorehkan selama karirnya. Romario dikenal sebagai striker tim
Barcelona selama awal 90-an. Dirinya juga pernah menjadi juara Piala Dunia
bersama tim Brazil pada tahun 1994 dan mendapat prestasi dengan membawa pulang
bola emas sebagai penghargaan pemain terbaik.
DAFTAR NEGARA
TERBANYAK MENANG PIALA DUNIA
1. BRASIL / Brazil ( Federative Republic of
Brazil ).
Julukan tim sepak bola Brazil adalah : SELECAO.
Negara Brazil sudah 5 kali menjadi Juara piala dunia (
pemegang / pemegang piala dunia terbanyak ).
1958 di Swedia ( Brasil 5 – 2 Swedia ).
1962 di Chili ( Brasil 3 – 1 Cekoslowakia ).
1970 di Meksiko ( Brasil 4 – 1 Italia ).
1994 di Amerika Serikat ( Brasil 0 – 0 Italia, adu
penalti 3 -2 ).
2002 di Korea Selatan dan Jepang ( Brasil 2 -0 Jerman ).
2. ITALIA
/ Italy ( Italian Republic ).
Julukan kesebelasan sepak bola negara Italia adalah : GLI
AZZURRI.
Negara Italy sudah 4 kali menjuarai piala dunia.
1934 di Italia ( Italia 2 -1 Cekoslowakia ).
1938 di Perancis ( Italia 4 -2 Hongaria ).
1982 di Spanyol ( Italia 3 -1 Jerman Barat ).
2006 di Jerman ( Italia 1 -1 Perancis, adu penali 5 – 3
).
3. JERMAN /
Germany ( Federal Republic of Germany ).
Julukan : Der Panzer.
4 kali juara piala dunia.
1954 di Swiss ( Jerman Barat 3 -2 Hongaria ).
1974 di Jerman Barat ( Jerman Barat 2 – 1 Belanda ).
1990 di Italia ( Jerman Barat 1 – 0 Argentina ).
2014 di Brazil ( Jerman 1 – 0 Argentina ) perpanjangan
waktu 2 x 15 menit.
4. ARGENTINA
/ Argentine ( Argentine Republic ).
Julukan : Tango, Albicel Estes.
2 kali trofi juara piala dunia.
1978 di Argentina ( Argentina 3 – 1 Belanda ).
1986 di Meksiko ( Argentina 3 – 2 Jerman Barat ).
5. URUGUAY
( Oriental Republic of Uruguay ).
Julukan : La Celeste Olimpia.
2 kali juara piala dunia.
1930 di Uruguay ( Uruguay 4 – 2 Argentina ).
1950 di Brasil ( Uruguay 2 – 1 Brasil )
LINK :






Tidak ada komentar:
Posting Komentar